RickYeck Guitar - Childhood

Monday, January 29, 2018

MOTIVASI BERMUSIK UNTUK MUSISI PEMULA YANG SEDANG GALAU

BERBEKAL TEKAD, KEMAUAN & USAHA AKAN BERBEBEKAL KEBERHASILAN

    Sebuah Sub judul diatas adalah link ke sebuah artikel yang pernah saya tulis sebelumnya. Dalam artikel tersebut adalah kunci mendasar dari tulisan saya berikut ini. Kenapa? Karena kunci keberhasilan adalah tekad, kemauan dan usaha.



    Mari lanjutkan pembahasan berikutnya. Saya akan mengajak kamu untuk memahami point dasar keinginan kamu dalam bermusik, simak pertanyaan berikut ini, kemudian pahami, dan tulis jawabanmu di kertas atau notes. Setelah selesai mengulas bahasan artikel ini, ketik catatan kamu di komentar yaa 👍
Berikut point pertanyaannya ;
  • Sudahkah kamu memahami apa tujuan mu bermusik?
  • Sudahkah kamu tau apa keahlian mu dalam bermusik?
  • Apakah lingkunganmu mendukung gerak mu di musik?
  • Apakah kamu yakin, bahwa kamu mampu mengembangkan keahlianmu di musik?
  • Sudahkah kamu yakin bahwa musik adalah sebuah jalur kenyamananmu?
  • Apakah musik hanya kamu kategorikan kedalam hobi saja?
  • Musik jenis apa yang kamu suka?
  • Apa yang kamu berikan untuk musik?
  • Apa yang kamu dapatkan dari musik?
     Nah..., setelah membaca dan memahami poin-poin diatas, apakah kamu sudah menjawab dengan yakin, dan di catat di sebuah kertas atau notes? Karena butuh konsentrasi, baiknya seduh kopi supaya rilex dalam memahaminya, Sambil minum kopi sepertinya bisa membantu. Kalo gak suka kopi, boleh minum teh atau susu, sirup.. Hehe... Feel free and enjoy, guys.


     Bagi sebagian rekan musisi muda, ada yang beranggapan seperti ini ; "maen musik biar di bilang keren ah" . Tidak selamanya anggapan itu benar, dasar pemikiran seperti ini akan berdampak buruk untuk sisi musikalitas kamu sendiri, sepertinya hal ini gak terlihat jujur. Baiknya kesampingkan pemikiran ini, ubahlah pola nya dengan beberapa point penting. Salah satunya, bermusik untuk menghibur, pertama untuk diri sendiri, kemudian untuk orang lain. Ini adalah point mendasar dalam bermusik. Bukan hanya sekedar ingin di bilang keren. 

sumber gambar : http://www.wtzupcity.com/kochi/events/choir-musical-performance-at-jtpac-tripunithura-kochi





     Awalnya, kamu tahu bahwa di dalam jiwa mu ada sesuatu yang mengalir deras di setiap denyut nadimu, saat kamu mendengarkan musik, melihat penampilan musik, kamu merasakannya. Dan itu bisa di sebut kamu suka musik, terlebih lagi saat tubuh kamu ikut bergoyang mengikuti alunan musik tersebut. Musik adalah sebuah keindahan, musik adalah seni, nilai musik tidak serendah yang kamu bayangkan. Cobalah sebutkan, atau terka saja, siapa di dunia ini yang tidak menyukai musik, maaf, "terkecuali" untuk orang yang dengan kekurangan khusus. Pasti hampir semua manusia umumnya menyukai musik. Tidak perlu terlalu fanatik pada sesuatu, sesuai pada porsi nya saja, toh tidak akan mengakibatkan apa-apa untuk kesehatan kamu. Bahkan musik bisa di jadikan sebuah terapi untuk kesehatan mahluk hidup. Sekali lagi, siapa yang tidak menyukai keindahan seni musik, yang tentu ini ada karena kehendak Sang Pencipta.


    Musik di jadikan sebuah terapi kesehatan manusia, ya, betul, pernah dengar? bahwa frekuensi tertentu dengan tuning 432hz mampu membuat kamu relax saat mendengarkan? pernah saya tulis dalam artikel ini ; "PERNAH MEMBUAT MUSIK DENGAN TUNING 432HZ" , silahkan anda simak sekarang, atau nanti setelah selesai membaca seluruh isi artikel motivasi ini. yang penting kopinya masih ada kan? hehe. Bahkan musik mampu memicu fungsi intelegensi otak kita sebagai manusia. Pernah dengar ada sebuah kebiasaan untuk ibu-ibu hamil yang mendengarkan musik klasik untuk menstimulasi kecerdasan otak anak dalam kandungannya? pasti pernah, ya betul sekali, bahwa musik klasik ini sengaja di putar untuk di dengarkan langsung ke ibu hamil untuk membantu meningkatkan kecerdasan otak anak dalam kandungannya. Ada sebuah fakta yang menyatakan demikian, walaupun memang belum terbukti akurat. Tapi, dalam sebuah penelitian memang sudah bisa di ambil kesimpulan, bahwa musik klasik dapat menstimulasi kecerdasan otak bayi dalam kandungan.



   Sejak kapan kamu suka musik? sedari kapan kamu mengenal musik? Apakah kamu tau, bahwa pendidikan musik pun juga mampu membantu pola berfikir seseorang lebih cerdas. Musik terdari dari angka-angka dan frekusensi suara, yang dapat di hitung dengan ilmu pasti. Ilmu fisika, ada relevansi nya dengan perhitungan suara. Matematika, juga ada hubungannya dengan ukuran sebuah ruangan untuk menghasilkan suara yang di butuhkan dalam sebuah proses pembangunan studio musik. Biologi, jelas ada hubungan nya dengan musik, seperti yang sudah di jelaskan sebelumnya mengenai musik klasik di atas tadi. Sejarah, Ilmu komputer, sains dan teknologi, seni rupa, film, dan masih banyak lainnya yang kesemua ilmu tersebut sangat berkaitan dengan musik. Jangankan ilmu-ilmu di sekolahan, saat bernafas saja sudah menghasilkan suara, (bukan ngorok atau lagi bengek yaaa, hehehe...). Maksud penjabaran ini adalah bahwa musik adalah hidup, dan hidup adalah seni, seni adalah keindahan, begitu seterusnya pengkaitan antara musik dan kehidupan, musik adalah seni yang indah. Jadi apa yang sebenarnya membuatmu ragu dalam menjawab pertanyaan di point paling atas?. Musik adalah hidup, dan hidup adalah keindahan. Apa yang membuatmu ragu tentang keindahan? Keindahan dari seni musik dalam hidupmu mampu merubah kesedihan menjadi kebahagiaan, kemudian apa yang kamu ragukan dengan musik?


    Ada sebagian orang yang menganggap alat musik adalah hal yang di larang. Bagaimana bisa bahwa alat musik di larang? apa yang membuat alat itu dilarang? alat itu bukan senjata pembunuh, bukan alat berat untuk perang dalam World War. Bukan juga belati, bukan pisau. Apa yang membuatnya dilarang?. Kesimpulan nya, alat musik bukanlah sebuah alat untuk membunuh. Yang seharunya dilarang adalah orang-orang yang dengan kelemahan dasar keimanan. Artinya dilarang menyentuh alat musik yang berstatus benda mati, untuk melakukan hal keji. Manusia nya lah yang harus di larang untuk menyentuh alat musik tersebut apabila menggunakannya untuk perbuatan tercela, hina, dan dosa. Hemat saya untuk sebuah golongan yang menanggap musik itu di larang adalah berlebihan. Janganlah ragu, janganlah menggolongkan dirimu sendiri kedalam golongan munafik. Baiklah, pernyataan bahwa musik itu di larang, kembalikan saja dengan pemahaman masing-masing. Toh penjelasan nya sudah cukup kepada poin nya.


     Apakah musik menjadikan kamu merubah pola pikir kehidupan mu ke arah keburukan? apabila iya, permasalahannya ada di diri kamu sendiri. Bahwa musik di jadikan "lemparan batu" kesalahan dari diri kamu sendiri. Bukan musik yang salah, tapi individual seseorang itulah yang bermasalah. Kita lihat contoh musisi  ternama yang bunuh diri misalnya, apakah kaitannya karena musik? menurut saya bukan, faktor utamanya adalah keimanan yang lemah. Kaitan terhadap musik, tidak bisa di jadikan patokan. Musik ya musik, bukan jadi faktor orang itu bunuh diri karena musik.


     Jadi apa yang membuatmu ragu dalam bermusik? Apa yang membuatmu merasa musik adalah hal yang negatif? Apa yang menghentikan kamu berkarya dalam musik? Apakah musik hanya sekedar hobi? Apakah musik dapat memberikan hidupmu kenyamanan?  dan berbagai macam pertanyaan akan muncul, sampai kamu benar-benar memahami dirimu sendiri untuk musikmu.


    Musik bisa menambah banyak pertemanan, menambah nilai persahabatan, dalam sebuah komunitas musik misalnya. Yang terdiri dari sekelompok musisi dengan kelebihan khusus di bidangnya, akan semakin menambah sisi bermusik kamu, bila saling bertukar pikiran dalam bermusik. Kembali lagi ke sebuah penilaian miring, tentang komunitas musik, ada saja yang berpendapat bahwa komunitas musik kebanyakan adalah negatif. Tunggu dulu, apa yang menjadikan pendapat itu terucap? Ternyata adalah sebuah komunitas yang solid menjadi pandangan yang miring tentang penilaian ini, yah.. komunitas solid yang positif dan mandiri dengan slogan "anti kemapanan" , yang berasal dari luar sana, Amerika tepatnya. Ini hanyalah masalah budaya, Sebuah keterbiasaan atau kebudayaan luar yang trend di kalangan anak muda, sehingga menjadikan sebuah perubahan terhadap dunia, saat dunia mendengarnya maka semakin banyak pengikutnya. Seluruh dunia mengikuti kebudayaan tersebut, dengan versi yang sama. Tapi pemahaman dasar dari keasliannya kebanyakan tidak ada yang mengetahui, hanya sekedar ikut-ikutan. Alhasil banyak yang mengatas-namakan komunitas yang  berslogan "anti kemapanan" tersebut menjadi sebuah tindak kriminal di jalanan. Inilah letak kesalahan yang terdapat pada individu nya. Orang tersebut yang menjadikan arah berlawanan dari keaslian yang nyata. Faktor keimanan menjadi salah satu tolak ukur.


     Bicara soal genre atau pengelompokan jenis musik, cukup banyak sekali. Seperti yang kita ketahui pada umumnya, adalah; pop, rock, alternative, dangdut, metal, punk, keroncong, dan lain sebagainya, amat sangat banyak sekali tentunya. Tidak akan cukup satu halaman kalau di tulis keseluruhannya. Jenis musik apa yang kamu suka? ada yang sama dan ada yang berbeda pastinya. Tidak perlu sampai menjadikan jenis-jenis musik ini sebagai pengelompokan tertentu untuk di jadikan sebuah perdebatan. Yang paling penting adalah kata kuncinya, yaitu MUSIK. Dan Musik inilah yang paling mendasar dari segala jenis genre atau pengelompokan jenis, kalau musik nya tidak ada, tentu tidak ada jenis-jenis pengelompakan tersebut, kan? ☺ Berkaitan dengan jenis-jenis musik atau genre tersebut, sebenarnya bagaimana sih bisa di kelompokan seperti itu? Berawal dari media broadcast. Yang memberikan nama-nama khusus untuk jenis musik tertentu. Penyebaran luas ke seluruh dunia, menjadikan pengelompokan jenis-jenis musik tersebut. Terlepas dari penyebaran luas nama genre yg di buat oleh sejumlah media tersebut, para musisi dan penikmat musik meng"iya"kan nya. Maka terbentuklah genre-genre tersebut ke seluruh penjuri dunia.


    Semangat bermusik untuk kehidupan, menjadi nilai lebih apabila banyak menghibur orang lain. Bukankah menjadi pahala buatmu apabila kamu dapat membuat orang merasa senang dengan karya musikmu. Coba kesampingkan dahulu perihal yang membuatmu menjadi kesulitan dalam memajukan musikmu, lupakan, kemudian kembali fokus pada poin pertanyaan di atas tadi. Share jawabanmu di kolom komentar, supaya bisa dijadikan pedoman kamu untuk maju di jalur musikmu. Mari berbagi, apa yang menjadikan kamu merasa galau dalam bermusik.



Semoga tulisan ini bermanfaat, dan dapat membantu kamu untuk lebih semangat berkarya dalam bermusik.

Artikel Unggulan

Kata Mas IndraQ, tentang INDUSTRI MUSIK JAMAN NOW

Ini adalah sedikit cerita dari mas IndraQ tentang Industri musik Jaman Now... Dalam sebuah acara Launching Album Kompilasi Kompilasi "S...

postingan Populer